Senin, 01 November 2010

Sukses Membuka Usaha Warung Kopi


Anda ingin memiliki usaha pribadi? Cobalah, membuka sebuah usaha warung kopi. Kenapa usaha warung kopi?

Oke, Anda pasti tahu bahwa saat ini kopi bukan lagi sekadar minuman pemuas lidah. Kopi kini sudah menjadi bagian sebuah produk budaya dengan ditandai oleh tren meminum kopi pada masyarakat urban.

Bagi masyarakat urban, ritual minum kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Mereka biasa membicarakan pekerjaan, transaksi bisnis, kontrak kerja, proyek kerja, diskusi, dan lain sebagainya, di warung-warung kopi.

Tidak harus soal kerja, masyarakat urban suka melepas penat dan lelah dengan menikmati seruputan kopi di kafe-kafe atau lobi-lobi hotel. Bahkan, tak jarang para sastrawan dan pekerja media menemukan seribu ide saat bersantai di warung kopi!

Mungkin Anda mengira, bahwa usaha warung kopi Anda akan kalah bersaing dengan kafe-kafe yang berkelas. Anda tak perlu khawatir, tidak semua masyarakat urban menyukai tempat-tempat yang melulu berkelas. Barangkali sesekali mereka bisa minum kopi di tempat-tempat berkelas. Tapi terkadang harga yang terlalu tinggi bisa membuat jebol kantong semua orang.

Nah, supaya bisa bersaing, beri harga kopi di warung Anda dengan harga yang terjangkau oleh segala kalangan. Terkadang, harga di tempat berkelas dipatok mahal hanya karena kafe-kafe itu sudah memiliki label internasional. Namun, murah bukan berarti murahan. Anda harus tetap menjaga kualitas dan kebersihan usaha warung kopi Anda.

Jika Anda masih ragu membuka usaha warung kopi dan menginginkan alasan lain untuk memperkuat niat Anda membuka usaha warung kopi, silakan Anda membaca tulisan berikut ini.

Beberapa Fakta tentang Kopi
Dalam banyak penelitian, kopi mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga, hal itu disebabkan oleh asam klorogenik di dalam kopi yang berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik merangsang pembentukan GLP-1, yakni zat kimia yang meningkatkan insulin. Selain itu, di dalam kopi juga terkandung zat trigonelin (pro vitamin B3) yang diduga mampu membantu memerlambat penyerapan glukosa. Tapi ingat, jangan memakai gula yang berlebihan sebagai campurannya.
Kafein dalam kopi diduga mampu memberi dampak positif kepada peminumnya. Meminum kopi yang tidak melebihi tiga gelas sehari dapat membuat tubuh terasa segar, bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak mudah lelah ataupun mengantuk. Penikmat kopi percaya bahwa kopi dapat menstimulus susunan saraf pusat (otak) menjadi lebih bersemangat dan meningkatkan gairah kerja.
Selain urusan gaya hidup, banyak wanita menjadikan kopi sebagai cara diet untuk menunda lapar di pagi hari.

Namun perlu diingat, kopi juga memiliki efek negatif. Kafein dalam kopi adalah stimulan yang mengakibatkan candu. Ia juga memengaruhi sistem kardiovaskuler, seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul akan muncul bila seseorang mengkonsumsinya secara berlebihan.

Nah, tunggu apalagi, silakan Anda segera memulai usaha warung kopi.

Refrensi :Aniahira.com
loading...

0 comments:

Terimakasi atas kunjunganya, Silahkan tinggalkan pesan..
Komentar Anda sangat berarti bagi kami